Baru Selesai Dibangun, Kondisi Jembatan di Kundur Tuai Keluhan - METRO 12 NEWS google.com, pub-3590882496691349, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Otto Hasibuan Lantik Pengurus PERADI Karimun Periode 2021-2026 8 PPTK Baperlitbang Karimun Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas dan Makan Minum Kerahkan 254 Personel, Polres Karimun Lakukan Strong Point LSM CIC Soroti Kinerja Kacabjari Tg.Batu Dalam Kasus DD Gemuruh. Bakal Dilapor Ke Jamwas? Sekdes Ngaku Pakai DD, Kacabjari Diminta Tetapkan Tersangka Baru

KARIMUN · 6 Mei 2026 14:48 WIB ·

Baru Selesai Dibangun, Kondisi Jembatan di Kundur Tuai Keluhan


 Baru Selesai Dibangun, Kondisi Jembatan di Kundur Tuai Keluhan Perbesar

Baru Selesai Dibangun, Kondisi Jembatan di Kundur Tuai Keluhan

Karimun, metro12news.id- Pembangunan jembatan di Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, yang baru saja rampung pada 2025 mulai menuai kritik dari masyarakat. Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp1,4 miliar tersebut dinilai tidak menunjukkan kualitas sebagaimana yang diharapkan.

Di lapangan, kondisi jembatan terlihat belum tertata dengan baik. Saat hujan turun, akses jalan menjadi becek dan licin karena belum dilakukan pengaspalan. Selain itu, bagian tanah penahan di sisi kiri dan kanan jembatan tampak mulai terkikis aliran air, yang dikhawatirkan dapat berdampak pada kekuatan struktur bangunan.

Tidak hanya itu, beberapa warga juga mengaku melihat adanya indikasi awal kerusakan pada bangunan, seperti retakan di bagian tertentu. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa jembatan tersebut tidak akan bertahan lama apabila tidak segera dilakukan penanganan.

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi, setiap pihak memiliki tanggung jawab yang jelas. Kontraktor sebagai pelaksana wajib menjamin mutu pekerjaan sesuai spesifikasi, sementara konsultan pengawas bertugas memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar teknis. Pemerintah sebagai pemilik proyek juga memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan agar hasil pembangunan sesuai dengan perencanaan.

Namun demikian, hingga saat ini pihak kontraktor maupun pejabat teknis kegiatan belum memberikan penjelasan resmi terkait kondisi jembatan tersebut.

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa kondisi jembatan saat ini tidak mencerminkan nilai anggaran yang telah dikeluarkan. Ia juga menilai situasi tersebut dapat membahayakan masyarakat yang melintas, terutama saat musim hujan.

Dengan adanya berbagai temuan di lapangan, masyarakat meminta kepada Kejaksaan Negeri Karimun untuk segera memproses pihak-pihak yang terkait dalam pembangunan jembatan tersebut serta mengembangkan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam pelaksanaan proyek. (Jaya)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Iming-iming Rp30 Juta Berujung Laporan Polisi, Ratusan Warga Desa Sugi Diduga Jadi Korban Penipuan Lahan

4 Mei 2026 - 15:35 WIB

Iming-iming Rp30 Juta Berujung Laporan Polisi, Ratusan Warga Desa Sugi Diduga Jadi Korban Penipuan Lahan

Dugaan Penyelundupan di Karimun Mencuat, Aparat Diminta Lakukan Penindakan Tegas

30 April 2026 - 18:51 WIB

Dugaan Penyelundupan di Karimun Mencuat, Aparat Diminta Lakukan Penindakan Tegas

PT TIMAH Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Teluk Radang, Ringankan Aktivitas Sehari-hari

27 April 2026 - 17:54 WIB

Perjudian Nomor, Tokenya Hotel Satria Berjalan Lancar, diminta Kepada Kapolri Copot Kapolres Karimun

27 April 2026 - 16:31 WIB

Perjudian Nomor, Tokenya Hotel Satria Berjalan Lancar, diminta Kepada Kapolri Copot Kapolres Karimun

Bakau Karimun Dihabisi! Kepri Hijau Cemerlang Desak APH Jangan Tutup Mata

27 April 2026 - 14:18 WIB

Bakau Karimun Dihabisi! Kepri Hijau Cemerlang Desak APH Jangan Tutup Mata

Upah di Bawah UMK Masih Diterima Pekerja Restoran dan Kafe di Karimun

25 April 2026 - 12:54 WIB

Upah di Bawah UMK Masih Diterima Pekerja Restoran dan Kafe di Karimun
Trending di KARIMUN