Dugaan Penyelundupan di Karimun Mencuat, Aparat Diminta Lakukan Penindakan Tegas - METRO 12 NEWS google.com, pub-3590882496691349, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Otto Hasibuan Lantik Pengurus PERADI Karimun Periode 2021-2026 8 PPTK Baperlitbang Karimun Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas dan Makan Minum Kerahkan 254 Personel, Polres Karimun Lakukan Strong Point LSM CIC Soroti Kinerja Kacabjari Tg.Batu Dalam Kasus DD Gemuruh. Bakal Dilapor Ke Jamwas? Sekdes Ngaku Pakai DD, Kacabjari Diminta Tetapkan Tersangka Baru

KARIMUN · 30 Apr 2026 18:51 WIB ·

Dugaan Penyelundupan di Karimun Mencuat, Aparat Diminta Lakukan Penindakan Tegas


 Dugaan Penyelundupan di Karimun Mencuat, Aparat Diminta Lakukan Penindakan Tegas Perbesar

Dugaan Penyelundupan di Karimun Mencuat, Aparat Diminta Lakukan Penindakan Tegas

Karimun, metro12news.id— Dugaan praktik penyelundupan barang ilegal kembali mencuat di wilayah Karimun, Kepulauan Riau. Aktivitas tersebut diduga berlangsung melalui jalur tidak resmi atau yang dikenal sebagai pelabuhan tikus di kawasan Pantai Pak Imam, Atak Baran, Meral.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah kapal yang diduga telah dimodifikasi menyerupai kapal nelayan digunakan untuk mengangkut barang dari luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura. Modus ini diduga dilakukan untuk menghindari pengawasan aparat penegak hukum.

Dikutip dari Japos.co, dalam temuan di lapangan terlihat dua unit kapal melakukan aktivitas bongkar muat barang tanpa pengawasan resmi dari instansi terkait, termasuk pihak Bea dan Cukai. Barang-barang tersebut kemudian dipindahkan ke gudang penyimpanan.

Seorang pekerja di lokasi mengaku hanya bertugas sebagai buruh angkut. Ia menyebut barang yang dibongkar diduga milik seorang pengusaha berinisial “A”.

“Kami hanya pekerja. Untuk soal perizinan silakan ditanyakan langsung ke pemilik,” ujarnya.

Jika dugaan tersebut terbukti, aktivitas ini berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Kepabeanan serta pasal-pasal terkait dalam KUHP, khususnya yang berkaitan dengan penyelundupan dan penghindaran kewajiban pajak.

Selain itu, sejumlah informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan bahwa sosok pengusaha tersebut kerap dikaitkan dengan aktivitas impor ilegal. Namun, hal ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bea Cukai Karimun belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap pengawasan di wilayah yang rawan praktik penyelundupan. Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti dugaan ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (red)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PT TIMAH Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Teluk Radang, Ringankan Aktivitas Sehari-hari

27 April 2026 - 17:54 WIB

Perjudian Nomor, Tokenya Hotel Satria Berjalan Lancar, diminta Kepada Kapolri Copot Kapolres Karimun

27 April 2026 - 16:31 WIB

Perjudian Nomor, Tokenya Hotel Satria Berjalan Lancar, diminta Kepada Kapolri Copot Kapolres Karimun

Bakau Karimun Dihabisi! Kepri Hijau Cemerlang Desak APH Jangan Tutup Mata

27 April 2026 - 14:18 WIB

Bakau Karimun Dihabisi! Kepri Hijau Cemerlang Desak APH Jangan Tutup Mata

Upah di Bawah UMK Masih Diterima Pekerja Restoran dan Kafe di Karimun

25 April 2026 - 12:54 WIB

Upah di Bawah UMK Masih Diterima Pekerja Restoran dan Kafe di Karimun

Optimalkan Kinerja Keuangan dan Tata Kelola, Laba TINS Tembus Rp1,31 Triliun

23 April 2026 - 15:56 WIB

Dari Darat hingga Laut, Upaya PT TIMAH Menjaga Bumi Lewat Program Lingkungan

22 April 2026 - 16:58 WIB

Trending di Daerah