Dugaan ‘Uang Gerenti’ di Pelabuhan Karimun Jadi Sorotan, APH Diharapkan Segera Bertindak - METRO 12 NEWS google.com, pub-3590882496691349, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Otto Hasibuan Lantik Pengurus PERADI Karimun Periode 2021-2026 8 PPTK Baperlitbang Karimun Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas dan Makan Minum Kerahkan 254 Personel, Polres Karimun Lakukan Strong Point LSM CIC Soroti Kinerja Kacabjari Tg.Batu Dalam Kasus DD Gemuruh. Bakal Dilapor Ke Jamwas? Sekdes Ngaku Pakai DD, Kacabjari Diminta Tetapkan Tersangka Baru

KARIMUN · 13 Mar 2026 21:46 WIB ·

Dugaan ‘Uang Gerenti’ di Pelabuhan Karimun Jadi Sorotan, APH Diharapkan Segera Bertindak


 Dugaan ‘Uang Gerenti’ di Pelabuhan Karimun Jadi Sorotan, APH Diharapkan Segera Bertindak Perbesar

Dugaan ‘Uang Gerenti’ di Pelabuhan Karimun Jadi Sorotan, APH Diharapkan Segera Bertindak

Karimun, metro12news.id– Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di kawasan Pelabuhan Karimun kembali menjadi sorotan masyarakat. Aktivitas yang disebut-sebut telah berlangsung cukup lama itu diduga berjalan secara terbuka melalui pihak yang dikenal sebagai “agen gerenti”.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, calon pekerja yang hendak berangkat ke Malaysia menggunakan paspor pelancong diduga diminta membayar hingga Rp1.150.000. Padahal biaya resmi perjalanan menuju Malaysia diperkirakan hanya berkisar Rp450.000.

Selisih biaya tersebut dikenal dengan istilah “uang gerenti”, yang diduga tidak memiliki dasar hukum maupun aturan resmi dari instansi terkait.

Jika informasi tersebut benar, praktik tersebut berpotensi melanggar Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, serta dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan kewenangan yang mengarah pada tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, penggunaan paspor pelancong untuk tujuan bekerja juga dapat dikaitkan dengan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Terkait persoalan tersebut, awak media telah melakukan upaya konfirmasi kepada pihak Imigrasi sejak Kamis siang (12/3/2026) guna meminta klarifikasi terkait informasi yang beredar di tengah masyarakat. Namun hingga Jumat (13/3/2026) berita ini diterbitkan, pihak Imigrasi yang dihubungi belum memberikan tanggapan resmi.

Minimnya respons terhadap upaya konfirmasi tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat isu yang disorot berkaitan langsung dengan pelayanan publik di pintu keluar masuk negara.

Sebagai salah satu pintu keluar masuk orang dan barang, pelabuhan seharusnya menjadi kawasan yang tertib, transparan, serta berada di bawah pengawasan ketat aparat penegak hukum.

Oleh karena itu, sejumlah pihak berharap Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Karimun, dapat memberikan perhatian serius terhadap dugaan praktik pungutan liar yang terjadi di kawasan Pelabuhan Karimun. Keterlibatan aparat dinilai penting agar proses penegakan hukum dapat berjalan secara objektif, transparan, serta mampu mengungkap apabila terdapat dugaan keterlibatan oknum dalam praktik yang merugikan masyarakat tersebut. (Jaya)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Iming-iming Rp30 Juta Berujung Laporan Polisi, Ratusan Warga Desa Sugi Diduga Jadi Korban Penipuan Lahan

4 Mei 2026 - 15:35 WIB

Iming-iming Rp30 Juta Berujung Laporan Polisi, Ratusan Warga Desa Sugi Diduga Jadi Korban Penipuan Lahan

Dugaan Penyelundupan di Karimun Mencuat, Aparat Diminta Lakukan Penindakan Tegas

30 April 2026 - 18:51 WIB

Dugaan Penyelundupan di Karimun Mencuat, Aparat Diminta Lakukan Penindakan Tegas

PT TIMAH Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Teluk Radang, Ringankan Aktivitas Sehari-hari

27 April 2026 - 17:54 WIB

Perjudian Nomor, Tokenya Hotel Satria Berjalan Lancar, diminta Kepada Kapolri Copot Kapolres Karimun

27 April 2026 - 16:31 WIB

Perjudian Nomor, Tokenya Hotel Satria Berjalan Lancar, diminta Kepada Kapolri Copot Kapolres Karimun

Bakau Karimun Dihabisi! Kepri Hijau Cemerlang Desak APH Jangan Tutup Mata

27 April 2026 - 14:18 WIB

Bakau Karimun Dihabisi! Kepri Hijau Cemerlang Desak APH Jangan Tutup Mata

Upah di Bawah UMK Masih Diterima Pekerja Restoran dan Kafe di Karimun

25 April 2026 - 12:54 WIB

Upah di Bawah UMK Masih Diterima Pekerja Restoran dan Kafe di Karimun
Trending di KARIMUN