Truk Angkut Tanah Galian C Tanpa Penutup di Karimun Bahayakan Pengguna Jalan Raya - METRO 12 NEWS google.com, pub-3590882496691349, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Menu

Mode Gelap
Otto Hasibuan Lantik Pengurus PERADI Karimun Periode 2021-2026 8 PPTK Baperlitbang Karimun Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas dan Makan Minum Kerahkan 254 Personel, Polres Karimun Lakukan Strong Point LSM CIC Soroti Kinerja Kacabjari Tg.Batu Dalam Kasus DD Gemuruh. Bakal Dilapor Ke Jamwas? Sekdes Ngaku Pakai DD, Kacabjari Diminta Tetapkan Tersangka Baru

KARIMUN · 22 Okt 2024 13:14 WIB ·

Truk Angkut Tanah Galian C Tanpa Penutup di Karimun Bahayakan Pengguna Jalan Raya


 Truck pengangkut galian c (tanah urug) terlihat tak menggunakan penutup saat membawa muatan tanah melintas di jalan raya Perbesar

Truck pengangkut galian c (tanah urug) terlihat tak menggunakan penutup saat membawa muatan tanah melintas di jalan raya

Karimun, metro12news.id – Aktivitas pengangkutan tanah galian C yang melintas di Jalan Poros, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun,Provinsi Kepulauan Riau dikeluhkan warga serta pengendara.

“Itu truk bawa tanah gak pakai penutup, tanah itu berjatuhan, berpasir. Kalau hujan jalanan jadi licin, ini bahaya, jangan sampai ada yang jadi korban, baru pada sibuk dan sok sibuk,” ujar edi (43), pengguna jalan yang melintas, Senin (21/10/2024).

Dari hasil pantauan dilapangan, tanah galian tersebut merupakan hasil cut and feel proyek perumahan di kawasan Kampung Harapan, Kecamatan Tebing. Terlihat dilokasi satu unit alat berat tengah melakukan pengisian tanah ke beberapa truck.

Terpisah, Kapolsek Tebing, AKP Binsar Samosir ketikan dikonfirmasi, menyatakan akan melakukan kroscek atas keluhan warga itu.

“Maaf, kasih kami waktu untuk chek” tulisnya singkat dalam pesan elektroniknya, Senin, (21/10/2024).

Mirisnya, hingga hari ini, Selasa (22/10/2024), tidak satupun pihak developer yang bertanggung jawab atas pasir dan tanah yang berjatuhan di jalan raya Poros.

Sebelumya, permasalahan truk pengangkut tanah ini pun sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Dalam postingan salah satu warga itu, banyak masyarakat yang mengeluh dan meminta agar pihak kepolisian dan dinas perhubungan melakukan tindakan sebelum menelan korba jiwa. (red).

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Copot Kepala Imigrasi Karimun, Pungli Gerenti TKI di Pelabuhan Masih Berjalan Mulus

6 April 2026 - 11:21 WIB

Copot Kepala Imigrasi Karimun, Pungli Gerenti TKI di Pelabuhan Masih Berjalan Mulus

PT TIMAH Dukung Pelestarian Adat dan Budaya, Perkuat Identitas Lokal Masyarakat

27 Maret 2026 - 15:37 WIB

Dari Kue hingga Keripik, PT TIMAH Dongkrak Omzet 28 UMKM di Bulan Ramadan

26 Maret 2026 - 20:40 WIB

Heboh Dugaan Barang Ilegal Masuk, Oknum Wartawan Disorot Terkait Praktik ‘Bagi 100

25 Maret 2026 - 19:22 WIB

Heboh Dugaan Barang Ilegal Masuk, Oknum Wartawan Disorot Terkait Praktik ‘Bagi 100

Bangkitkan Ekonomi Lokal, PT TIMAH Hadirkan Rumah Batik untuk UMKM Kundur

25 Maret 2026 - 13:43 WIB

PT TIMAH Tbk Dukung Pelestarian Budaya, Bantu Festival Lampu Colok di Karimun Semarakkan Ramadan

19 Maret 2026 - 15:45 WIB

Trending di KARIMUN